Politik tidak singgah di kedai kopi malam ini

Ada waktu dimana aku ingin bicara tanpa tendensi kepentingan denganmu. Ada waktu aku ingin kita berbagi cerita dan secangkir kopi. Seperti malam ini. 
Aku nyalakan kretek untuk memulai sebuah obrolan, ringan saja. Kita bicara tentang hari-hari yang menyenangkan, tentang hidup yang ternyata cuma persinggahan.

Tawa kita renyah, tidak basi seperti para politisi. Ya, politik tidak singgah di kedai kopi malam ini. Tentu saja, karena meski kita semua di tempat ini belajar politik di universitas enam tahun lamanya, kita menolak mempolitisir obrolan antar kita. Kita menghindari kecurigaan yang mungkin saja hadir, merusak suasana.

Di kedai kopi kita semua setara, tak ada seragam, tak ada bendera partai apalagi debat soal pilihan dalam pemilu. Kita menyeduh kopi yang sudah kaya rasa dan interpretasi. Tak perlu lagi diperkeruh distorsi ego pribadi. Malam ini kita cuma ngopi, itu saja.

Komentar

Postingan Populer